\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

BERITA TERBARU

\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Penghargaan itu diberikan pada rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bertempat di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam (25\/05\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Kemudian kategori pemerintah kota diraih oleh, terbaik satu  Kota Ternate;  terbaik kedua Kota Padang dan Terbaik ketiga Kota Mojokerto.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan itu diberikan pada rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bertempat di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam (25\/05\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Adapun pemerintah kabupaten antaranya, terbaik pertama:  1 Kabupaten Tapanuli Selatan,  terbaik kedua Kabupaten Lampung Tengah dan terbaik ketiga Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n\n\n\n

Kemudian kategori pemerintah kota diraih oleh, terbaik satu  Kota Ternate;  terbaik kedua Kota Padang dan Terbaik ketiga Kota Mojokerto.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan itu diberikan pada rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bertempat di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam (25\/05\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Adapun daftar penerima penghargaan Validitas Terbaik tahun 2025 untuk Kategori Pemerintah Provinsi: Terbaik pertama diraih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terbaiki kedua: Provinsi Kalimantan Selatan (Kaslel) dan Terbaik ketiga: Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).<\/p>\n\n\n\n

Adapun pemerintah kabupaten antaranya, terbaik pertama:  1 Kabupaten Tapanuli Selatan,  terbaik kedua Kabupaten Lampung Tengah dan terbaik ketiga Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n\n\n\n

Kemudian kategori pemerintah kota diraih oleh, terbaik satu  Kota Ternate;  terbaik kedua Kota Padang dan Terbaik ketiga Kota Mojokerto.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan itu diberikan pada rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bertempat di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam (25\/05\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

Penghargaan ini diberikan Kemendikdasmen sebagai bentuk apresiasi daerah  mewujudkan kedaulatan data sebagai fondasi transformasi digital pendidikan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Adapun daftar penerima penghargaan Validitas Terbaik tahun 2025 untuk Kategori Pemerintah Provinsi: Terbaik pertama diraih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terbaiki kedua: Provinsi Kalimantan Selatan (Kaslel) dan Terbaik ketiga: Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).<\/p>\n\n\n\n

Adapun pemerintah kabupaten antaranya, terbaik pertama:  1 Kabupaten Tapanuli Selatan,  terbaik kedua Kabupaten Lampung Tengah dan terbaik ketiga Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n\n\n\n

Kemudian kategori pemerintah kota diraih oleh, terbaik satu  Kota Ternate;  terbaik kedua Kota Padang dan Terbaik ketiga Kota Mojokerto.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan itu diberikan pada rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bertempat di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam (25\/05\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7
\n

PROBACA.CO.ID <\/strong>\u2013 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dengan Residu Data Pendidikan Terendah (Validasi Terbaik) Tahun 2025.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan ini diberikan Kemendikdasmen sebagai bentuk apresiasi daerah  mewujudkan kedaulatan data sebagai fondasi transformasi digital pendidikan nasional.<\/p>\n\n\n\n

Adapun daftar penerima penghargaan Validitas Terbaik tahun 2025 untuk Kategori Pemerintah Provinsi: Terbaik pertama diraih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terbaiki kedua: Provinsi Kalimantan Selatan (Kaslel) dan Terbaik ketiga: Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).<\/p>\n\n\n\n

Adapun pemerintah kabupaten antaranya, terbaik pertama:  1 Kabupaten Tapanuli Selatan,  terbaik kedua Kabupaten Lampung Tengah dan terbaik ketiga Kabupaten Banyuwangi.<\/p>\n\n\n\n

Kemudian kategori pemerintah kota diraih oleh, terbaik satu  Kota Ternate;  terbaik kedua Kota Padang dan Terbaik ketiga Kota Mojokerto.<\/p>\n\n\n\n

Penghargaan itu diberikan pada rangkaian perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang diserahkan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, bertempat di Gedung A Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Senin malam (25\/05\/2026) lalu.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menegaskan bahwa validitas data adalah kunci utama dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, adaptif, dan berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cRendahnya residu data mencerminkan integritas Satu Data Pendidikan di tingkat daerah. Data yang valid bukan sekadar angka administratif, melainkan prasyarat utama agar seluruh layanan digital, termasuk fitur-fitur dalam Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat berjalan andal dan responsif dalam melayani masyarakat,\u201d ujar Wibowo di Jakarta.<\/p>\n\n\n\n

Wibowo juga menambahkan bahwa pencapaian daerah-daerah ini diharapkan dapat memicu partisipasi semesta dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kualitas data Dapodik secara konsisten.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDengan data yang presisi, kita dapat meminimalkan inefisiensi akses dan memastikan bantuan pemerintah, seperti Dana BOS melalui ARKAS, tersalurkan secara transparan dan akuntabel,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Langkah ini juga sejalan dengan budaya kerja RAMAH (Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis) yang diusung Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif. Transformasi menuju Pemerintah Digital (PemDI) menuntut sinergi antara pusat dan daerah dalam memperkuat literasi data di tingkat satuan pendidikan guna mewujudkan visi \"Pendidikan Bermutu untuk Semua\". ***<\/p>\n","post_title":"Daftar Daerah Penerima Penghargaan Validasi Terbaik dari Kemendikdasmen","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"daftar-daerah-penerima-penghargaan-validasi-terbaik-dari-kemendikdasmen","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 14:08:41","post_modified_gmt":"2026-06-01 06:08:41","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=476","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":470,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 12:20:06","post_date_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content":"\n

PROBACA.CO.ID \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman apresiasi Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulsel dan Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). <\/p>\n\n\n\n

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Sulsel saat menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang diselenggarakan oleh Permabudhi di Benteng Fort Rotterdam, Kota Makassar, pada Minggu (31\/5\/2026) malam. <\/p>\n\n\n\n

Kegiatan yang menjadi rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulsel, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sudirman mengataka\u00a0\u00a0 Permabudhi dan Walubi selama ini aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah serta mendukung berbagai program pemerintah. \"Saya mengapresiasi Permabudhi dan Walubi yang terus hadir serta berkontribusi dalam pembangunan daerah, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten dan kota, serta program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto,\" kata Andi Sudirman. <\/p>\n\n\n\n

Andi Sulaiman juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat luas. <\/p>\n\n\n\n

\"Mari bersama-sama melaksanakan berbagai kegiatan yang dapat kita jangkau dan lakukan untuk mendukung kemajuan umat serta memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita,\" ujarnya. <\/p>\n\n\n\n

Gubernur Sulsel menuturkan, hubungan baik antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan komunitas umat Buddha telah terjalin sejak lama. Menurutnya, sinergi yang dibangun bersama berbagai organisasi keagamaan menjadi modal penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. <\/p>\n\n\n\n

\"Kebersamaan ini juga menjadi pengingat perjalanan panjang yang telah terjalin. Sejak saya menjabat sebagai Wakil Gubernur bersama Pak Yongris selaku Ketua Permabudhi Sulsel, hingga saat ini, sinergi dan kolaborasi terus terbangun demi memperkuat kerukunan serta semangat gotong royong di tengah masyarakat,\" ungkapnya. <\/p>\n\n\n\n

Pada kesempatan tersebut, Andi Sudirman juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Waisak kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Waisak dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat. <\/p>\n\n\n\n

\"Di momen Hari Raya Waisak 2569 BE ini, semoga nilai-nilai cinta kasih, kedamaian, dan kebijaksanaan senantiasa menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,\" tutupnya. Sannipata Waisak 2026 menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi antarumat beragama, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (*)<\/p>\n","post_title":"Sannipata Waisak 2026, Gubernur Sulsel Apresiasi Permabudhi dan Walubi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"sannipata-waisak-2026-gubernur-sulsel-apresiasi-permabudhi-dan-walubi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 12:20:06","post_modified_gmt":"2026-06-01 04:20:06","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=470","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":466,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 07:03:00","post_date_gmt":"2026-05-31 23:03:00","post_content":"\n

BANGGAI, PROBACA.COM \u00a0<\/strong>- Perjalanan Fadly menjadi petani kopi dimulai pada tahun 2010. Di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) ia memulainya dengan sebuah keyakinan sederhana bahwa tanah Batui menyimpan potensi yang belum terjamah. Ia merintis<\/p>\n\n\n\n

\"Kopi Batui Oishii\" bukan sekadar untuk berbisnis, melainkan untuk membuktikan bahwa petani lokal bisa mandiri. Namun, realita seringkali lebih keras dari impian. Fadly harus berjibaku dengan keterbatasan alat, dan biaya produksi yang menggerogoti.<\/p>\n\n\n\n

Menanam Harapan di Bawah Menara<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Tahun 2024 menjadi titik balik yang monumental. PLN UIP Sulawesi hadir bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menjadi katalisator perubahan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan \u201cBantuan Pengembangan Usaha Petani Kopi Batui\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Fokus utamanya adalah membangun ekosistem dari hulu, dimana populasi pohon kopi ditingkatkan, hingga ke hilir, dimana teknologi modern memangkas biaya produksi.<\/p>\n\n\n\n

Tujuan besarnya jelas, yaitu menjadikan Batui sebagai ikon daerah, memenuhi permintaan kopi dari pasar lokal hingga mancanegara, serta membuka lapangan kerja baru. Bagi Fadly, bantuan ini adalah jawaban yang telah lama ia nantikan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSebelumnya kami banyak terkendala oleh keterbatasan sarana dan biaya produksi. Melalui program ini, PLN membantu kami membangun fondasi usaha dari awal, mulai dari membuka lahan perkebunan, menyiapkan tempat pembibitan dan bibit kopi, hingga melengkapi kebutuhan kebun dan rumah produksi. Dukungan itu membuat kami semakin yakin bahwa usaha kopi di Batui memiliki masa depan yang besar,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Transformasi dengan Alat yang Lebih Modern<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Di tahun 2025 Kopi Batui bukan lagi sekadar produk rumahan, ia telah naik kelas. Pelatihan barista hingga pendampingan pemasaran membuat produk ini mampu menembus pasar yang lebih luas dan modern. Fadly mengakui bahwa dukungan PLN pada tahun kedua menjadi pengungkit penting dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.<\/p>\n\n\n\n

\u201cTahun 2025, kami menerima berbagai bantuan yang mendukung proses pascapanen dan pengolahan kopi, seperti grader, mesin sortasi biji kopi elektrik, mesin konveyor, alat sortasi biji kopi berkapasitas 20 kilogram, alat ukur kadar air biji kopi, serta berbagai pelatihan. Bantuan ini membuat proses produksi menjadi lebih efisien, kualitas kopi lebih terjaga, dan kepercayaan diri kami untuk bersaing di pasar yang lebih luas semakin meningkat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n

Berbekal dukungan tersebut, Kopi Batui Oishii terus berkembang, baik dari sisi kualitas produk maupun kapasitas usaha. Apa yang dahulu berawal dari mimpi sederhana seorang petani kopi, kini perlahan menjelma menjadi usaha yang mampu membawa nama Batui semakin dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n

Berdiri Tegak di Ajang Penghargaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Dedikasi PLN UIP Sulawesi dan kegigihan para petani di Batui pun menuai apresiasi tinggi. Program ini berhasil menyabet penghargaan Platinum dalam ajang Nusantara CSR Awards 2025 sebagai apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Inovasi ini juga meraih predikat Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2025 dari Universitas Hasanuddin Makassar.<\/p>\n\n\n\n

Menuju Langkah Mandiri yang Kokoh<\/strong><\/p>\n\n\n\n

Kini, di tahun 2026, perjalanan pendampingan ini memasuki babak akhir yang manis. Fokus utama di tahun ini adalah memantapkan kapasitas produksi dan menstabilkan manajemen bisnis agar Kopi Batui Oishii memiliki fondasi yang tangguh. Dengan sarana produksi yang modern dan sistem yang telah matang, usaha ini kini siap dilepas untuk berdiri sendiri.<\/p>\n\n\n\n

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengungkapkan, kesuksesan ini adalah cerminan bahwa PLN tidak pernah mematahkan potensi usaha yang ada di area pembangunan, justru sebaliknya,<\/p>\n\n\n\n

\"Keberhasilan Kopi Batui menunjukkan bahwa pembangunan jaringan transmisi 150 kV dapat berjalan selaras dengan aktivitas dan potensi lokal. Infrastruktur kelistrikan yang andal membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Kami berharap setelah 3 tahun PLN mendampingi, kelompok petani kopi Batui bisa terbang jauh lebih tinggi dan menginspirasi banyak orang.\" tuturnya.<\/p>\n\n\n\n

Fadly telah membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, sebuah komunitas bukan hanya bisa bertahan, tetapi bisa melesat dan menjadi kebanggaan daerah. ***<\/p>\n","post_title":"Dari Petani Lokal Menjadi Inspirasi: Kisah Sukses Kopi Batui Oishii Bersama PLN UIP Sulawesi","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"dari-petani-lokal-menjadi-inspirasi-kisah-sukses-kopi-batui-oishii-bersama-pln-uip-sulawesi","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 16:48:07","post_modified_gmt":"2026-06-01 08:48:07","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=466","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":463,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:51:21","post_date_gmt":"2026-05-31 16:51:21","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2014 Pemerintah mulai mengimplementasikan mekanisme ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis melalui badan usaha milik negara (BUMN) pada 1 Juni 2026. Pada tahap awal, kebijakan ini mencakup tiga komoditas ekspor utama Indonesia, yakni batu bara, kelapa sawit, dan fero alloy (paduan besi).<\/p>\n\n\n\n

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ekspor ketiga komoditas tersebut akan dilakukan melalui BUMN khusus ekspor bernama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang juga merupakan tiga ekspor terbesar kita, yaitu batu bara, kelapa sawit, dan feroalloy,\u201d ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (31\/5).<\/p>\n\n\n\n

Ia menegaskan kebijakan ekspor satu pintu diterapkan untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional, termasuk memastikan kualitas dan validitas data ekspor berjalan lebih baik. \u201cPengaturan ini memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Implementasi kebijakan dibagi dalam dua tahap. Airlangga mengatakan pemerintah memberikan masa transisi agar para pelaku usaha memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penyesuaian terhadap sistem baru tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Tahap pertama merupakan masa transisi yang berlangsung mulai 1 Juni 2026 hingga paling lambat 31 Desember 2026. Dalam tahap ini, perusahaan eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa. Namun, eksportir wajib menyampaikan laporan kepada PT DSI secara elektronik melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.<\/p>\n\n\n\n

Dokumen ekspor seperti Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), dokumen pelengkap pabean, hingga dokumen transaksi masih menggunakan nama perusahaan eksportir. Pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA serta pelaporan devisa hasil ekspor SDA (DHE SDA) melalui sistem SIMODIS juga tetap dilakukan oleh perusahaan dan dilaporkan kepada PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Selain itu, kewajiban perizinan dan pembayaran ekspor seperti bea keluar, PNBP SDA, dan pungutan ekspor tetap dilakukan oleh perusahaan.<\/p>\n\n\n\n

Pemerintah akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan pertama implementasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan tahapan berikutnya, termasuk kesiapan penerapan skema QQ (Qualitate Qua) PT DSI selaku BUMN ekspor.<\/p>\n\n\n\n

Dengan skema ini, eksportir tetap dapat melakukan ekspor SDA secara langsung, namun dokumen administrasinya tercatat atas nama \u201cPerusahaan QQ BUMN Ekspor\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Tahap kedua atau masa implementasi penuh ditargetkan berlaku paling lambat 1 Januari 2027. Seluruh proses ekspor hanya dapat dilakukan oleh PT DSI.<\/p>\n\n\n\n

Dalam skema penuh tersebut, PT DSI akan bertindak sebagai eksportir dan bertanggung jawab atas seluruh proses ekspor, mulai dari transaksi, kontrak, customs clearance, pengangkutan, hingga pembayaran.<\/p>\n\n\n\n

Seluruh dokumen ekspor, pengoperasian sistem layanan ekspor melalui portal CEISA 4.0, pelaporan DHE SDA melalui sistem SIMODIS, hingga pemenuhan kewajiban perizinan akan dilakukan oleh PT DSI. ***<\/p>\n","post_title":"Berikut Tahapan Masa\u00a0 Transisi Ekspor Batu Bara hingga Sawit \u00a0","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"berikut-tahan-masa-transisi-ekspor-batu-bara-hingga-sawit","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 07:58:34","post_modified_gmt":"2026-05-31 23:58:34","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=463","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":460,"post_author":"3","post_date":"2026-06-01 00:38:19","post_date_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content":"\n

PROBACA.COM<\/strong> -- Pemerintah memastikan bahwa kebijakan ekspor Sumber Daya Alam (SDA) satu pintu tetap akan diimplementasikan mulai 1 Juni 2026 hari ini, yang diawali dengan masa transisi yang akan berlangsung paling lambat hingga 31 Desember 2026.
Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses transisi tersebut berjalan lancar.
\"Pemerintah terus menjaga dan menjamin transisi berjalan dengan lancar, terukur, dan tentunya iklim usaha tetap dijaga,\" jelas Airlangga dalam konferensi pers, Minggu (31\/5\/2026).
Adapun masa transisi yang dimaksud Airlangga adalah penyesuaian yang dilakukan pelaku usaha terhadap mekanisme baru ekspor tiga komoditas SDA, yakni minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor SDA.
Dalam aturan tersebut, seluruh ekspor ketiga komoditas SDA itu akan difasilitasi melalui satu pintu oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI.
Sebagai tahap awal, pemerintah akan memberlakukan masa transisi, di mana pelaku usaha atau eksportir tetap dapat melakukan kegiatan ekspor seperti biasa, namun wajib melaporkan kegiatan ekspornya kepada DSI melalui sistem layanan ekspor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan.
Masa transisi ini akan berlangsung paling lama selama tujuh bulan sejak 1 Juni 2026 dan akan dievaluasi setelah tiga bulan pertama implementasi.
Setelah masa transisi berakhir pada 31 Desember 2026, pemerintah akan menerapkan implementasi penuh mulai 1 Januari 2027, di mana seluruh proses transaksi ekspor, mulai dari kontrak hingga pembayaran, akan dilakukan sepenuhnya oleh DSI.
Dengan masa transisi yang cukup panjang, Airlangga berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menyesuaikan kontrak-kontrak ekspor yang dimilikinya sekaligus beradaptasi dengan kebijakan baru pemerintah. Dengan demikian, kegiatan usaha para eksportir tidak akan terganggu oleh kebijakan tersebut.
\"Dengan demikian para pengusaha ataupun para pelaku ataupun eksportir dan pihak-pihak yang terkait memiliki waktu cukup untuk melakukan penyesuaian,\" jelas dia.
Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria berkomitmen bahwa DSI akan dijalankan dengan tata kelola yang baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan selama masa transisi berlangsung.
Untuk mendukung hal tersebut, ia menyebut bahwa saat ini DSI tengah melakukan proses rekrutmen yang ketat untuk mengisi berbagai posisi di perusahaan tersebut serta mengembangkan sistem teknologi khusus guna menunjang tata kelola yang baik.
\"Jadi kami memastikan bahwa perusahaan yang dibentuk itu nanti akan berjalan dengan transparan dan dapat diawasi oleh seluruh masyarakat Indonesia,\" ujarnya. ***<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu Berlaku Hari ini","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kebijakan-ekspor-sda-satu-pintu-berlaku-hari-ini","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-06-01 00:38:19","post_modified_gmt":"2026-05-31 16:38:19","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=460","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":456,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 23:16:01","post_date_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content":"\n

<\/p>\n\n\n\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n

Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n

Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar  Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n

Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n

Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n

Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n

\u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n

Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n

Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n

\u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n

PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n

Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n

Adapun  beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama:  \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n

Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n

Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n

\u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n

\u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n

Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila  (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n

Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n

\u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n

\"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n

Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n

Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n

Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n

Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n

PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n

Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n

Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n

MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n

BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n

Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n

\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n

\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n

Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n

Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7

Tag: Headline

Laman 6 of 7 1 … 5 6 7