
\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n
Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n
\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n
Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n
\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n
Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n
\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n
\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n
Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n
Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n
\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n
\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n
Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n
\u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n
Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n
\u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n
\u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n
Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n
Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};
MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; \u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n \u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n \u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n \u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n \u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"}; PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Asik nih, warga di Kota Makassar akan mendapat hadiah hanya dengan rutin berolahraga. Setiap aktivitas olahraga cukup di daftarkan di aplikasi Bernama \u201cMakassar Move\u201d.<\/p>\n\n\n\n Program ini merupakan dorongan Pemkot Makassar mendorong gaya hidup sehat sekaligus partisipasi warga dalam menjaga fasilitas public.<\/p>\n\n\n\n Fitur baru Super Apps Lontara Plus ini dikenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, pada momen Makassar Half Marathon (MHM) 2026, Sabtu pagi, (30\/05\/2026).<\/p>\n\n\n\n Munafri mengatakan fitur baru Makassar Move merupakan inovasi yang dirancang untuk memberi apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik seperti berlari, berjalan kaki, maupun bersepeda.<\/p>\n\n\n\n Melalui fitur tersebut, seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi. Setiap dua pekan, Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) dan memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh berbagai hadiah menarik.<\/p>\n\n\n\n \u201cMakassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari. Aktivitasnya akan direkam di dalam aplikasi. Setiap dua minggu peserta yang memasukkan kegiatannya berkesempatan mendapatkan hadiah-hadiah menarik dari Pemerintah Kota Makassar,\u201d kata Munafri.<\/p>\n\n\n\n Munafri melanjutkan, Makassar Move menjadi langkah baru Pemkot Makassar dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM<\/p>\n\n\n\n \u201cSaya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar,\u201d tambahnya.<\/p>\n\n\n\n Menariknya, Makassar Move tidak hanya mengajak warga aktif bergerak, tetapi juga berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang ditemui selama beraktivitas, seperti trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya.<\/p>\n\n\n\n Wali Kota turut didampingi Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh Roem.<\/p>\n\n\n\n Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan setiap aktivitas olahraga dan laporan yang masuk akan dikonversi menjadi poin.<\/p>\n\n\n\n \u201cPeserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Poin yang terkumpul nantinya dapat membuka peluang bagi peserta untuk memenangkan berbagai hadiah yang disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.<\/p>\n\n\n\n \u201cFiturnya akan segera hadir dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Dengan konsep tersebut, Makassar Move hadir sebagai inovasi yang tidak hanya mendorong masyarakat hidup lebih sehat, tetapi juga mengajak warga terlibat aktif membangun kota yang lebih nyaman dan ramah bagi semua.***<\/p>\n","post_title":"Cukup Berolahraga Warga Makassar Bisa Dapat Hadiah Melalui Aplikasi Makassar Move","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"cukup-berolahraga-warga-makassar-bisa-dapat-hadiah-melalui-aplikasi-makassar-move","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 23:16:01","post_modified_gmt":"2026-05-30 15:16:01","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=456","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":453,"post_author":"3","post_date":"2026-05-30 22:26:14","post_date_gmt":"2026-05-30 14:26:14","post_content":"\n PROBACA.COM \u2013 <\/strong>Presiden Indonesia Prabowo Subianto beserta rombongan kembali di tanah air Sabtu (30\/5\/2026) pagi. Kedatangannya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan sejumlah Menteri.<\/p>\n\n\n\n Sehari sebelumnya, Kepulangan Presiden Prabowo sendiri dilepas dengan penghormatan militer oleh pejabat tinggi Prancis sebagai bentuk penghormatan kepada Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan kenegaraan ini mempererat kemitraan bilateral dan menghasilkan berbagai capaian penting bagi Indonesia seperti dikutip setkab.<\/p>\n\n\n\n Adapun beberapa agenda Presiden selama di Paris, pertama: \u200bPenguatan Kemitraan Strategis: Pertemuan bilateral dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana \u00c9lys\u00e9e untuk membahas peluang kerja sama dan isu strategis global.<\/p>\n\n\n\n Kedua, \u200bInvestasi & Ekonomi Berkelanjutan: Peluncuran France\u2013Indonesia High Level Business Council. Forum ini menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.<\/p>\n\n\n\n Dan ketiga Silaturahmi Kebangsaan: Melaksanakan Salat Iduladha bersama warga negara dan diaspora Indonesia di Paris dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n \u200bKunjungan resmi kenegaraan ini menjadi bagian dari langkah diplomasi aktif Indonesia untuk memperluas jejaring kemitraan global, memperkuat posisi di kawasan Eropa, serta membuka peluang kerja sama yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.<\/p>\n\n\n\n \u200bTurut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan kembali ke Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. ***<\/p>\n","post_title":"Tiga Poin Penting Hasil Kunjungan Presiden Prabowo di Prancis","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"tiga-poin-penting-hasil-kunjungan-presiden-prabowo-di-prancis","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-30 22:26:15","post_modified_gmt":"2026-05-30 14:26:15","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=453","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":450,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 06:37:00","post_date_gmt":"2026-05-28 22:37:00","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Polemik di media sosial terkait gagalnya utasan Kota Makassar masuk seleksi pusat semakin liar dan meresahkan. Apalagi sejumlah akun medsos terpantau mengangkat kegagalan karena peserta tidak bisa berbahasa daerah dan alasan rasisme.<\/p>\n\n\n\n Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Fuad Lutfi menepis narasi tersebut yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu. Tidak ada unsur rasisme dan diskriminasi.<\/p>\n\n\n\n Fuad Lutfi menegaskan seluruh peserta dinilai berdasarkan indikator seleksi nasional tanpa membedakan latar belakang tertentu.<\/p>\n\n\n\n \u201cSeluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Ia turut menjelaskan soal isu penggunaan bahasa daerah dalam sesi wawancara yang sempat menjadi sorotan publik. Menurutnya, pertanyaan mengenai kemampuan bahasa daerah bukan bagian dari komponen penilaian yang menentukan kelulusan peserta.<\/p>\n\n\n\n \u201cPenguasaan bahasa daerah itu bukan termasuk komponen penilaian. Itu hanya bagian dari dialog pewawancara untuk melihat kemampuan dan wawasan peserta secara umum, karena akan mewakili daerahnya,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menambahkan, pertanyaan serupa juga dapat berkembang pada penguasaan bahasa asing maupun pengetahuan peserta tentang daerah asalnya, termasuk potensi wisata dan budaya lokal.<\/p>\n\n\n\n \"Dalam sesi wawancara, pewawancara membangun dialog dengan peserta untuk melihat wawasan mereka,\" jelasnya.<\/p>\n\n\n\n Terkait polemik yang ramai di media sosial, ia meminta agar seleksi dilihat secara utuh dan bijaksana.<\/p>\n\n\n\n \u201cYang penting ditegaskan, seluruh proses harus dilihat secara utuh dan proporsional, tidak hanya berdasarkan potongan informasi yang beredar di media sosial,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n Fuad menegaskan, jika ditemukan hal yang perlu diklarifikasi, BPIP akan berkoordinasi dengan panitia seleksi tingkat provinsi sesuai kewenangan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n Dalam kesempatan itu, BPIP juga menegaskan bahwa CYL tidak masuk dalam tiga besar peserta Sulawesi Selatan yang direkomendasikan mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional berdasarkan hasil akumulasi penilaian seluruh tahapan seleksi.<\/p>\n\n\n\n Pernyataan BPIP tersebut sejalan dengan penjelasan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Kepala Kesbangpol Sulsel, Bustanul Arifin terkait mekanisme seleksi yang sebelumnya telah disampaikan kepada publik dalam wawancara media televisi.<\/p>\n\n\n\n Meski demikian, BPIP meminta masyarakat tetap menghormati seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah persatuan.<\/p>\n\n\n\n \u201cSemangat utama Paskibraka adalah persatuan Indonesia. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama tanpa membedakan suku, agama, ras maupun latar belakang sosial,\u201d ucap Fuad.<\/p>\n\n\n\n Ia menambahkan seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putri terbaik bangsa yang patut diapresiasi atas semangat, disiplin, dan pengabdiannya. ***<\/p>\n","post_title":"BPIP: Pengusaan Bahasa Daerah Bukan Komponen Penilaian Seleksi Paskibraka","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"bpip-pengusaan-bahasa-daerah-bukan-komponen-penilaian-seleksi-paskibraka","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:44:02","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:44:02","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=450","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":447,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:27:28","post_date_gmt":"2026-05-28 17:27:28","post_content":"\n PROBACA.COM\u00a0<\/strong> \u2014 Pemerintah Prancis melakukan penyambutan kenegaraan saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto tiba di Les \u00a0Invalides, Paris, Prancis, pada Kamis (28\/5) pukul 15.30 waktu setempat.<\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo disambut oleh Perdana Menteri Prancis, Yang Mulia S\u00e9bastien Lecornu. Upacara penyambutan berlangsung di halaman Les Invalides. Presiden Prabowo memberikan penghormatan kepada bendera Indonesia dan Prancis saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan, yang kemudian dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise. <\/p>\n\n\n\n Presiden Prabowo memboyong\u00a0 putranya Didit Hediprasetyo; Menteri Luar Negeri Sugiono; Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Investasi Rosan Roeslani; serta Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar. <\/p>\n\n\n\n Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki kendaraan komando militer Prancis untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Dari atas kendaraan, Presiden Prabowo memberikan hormat kepada jajaran pasukan yang berbaris rapi di area upacara. <\/p>\n\n\n\n Usai inspeksi, iring-iringan kendaraan Presiden RI bertolak menuju Istana \u00c9lys\u00e9e dengan pengawalan meriah oleh 146 pasukan berkuda dan 27 personel motoris Prancis. Di sana, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. ***<\/p>\n","post_title":"Presiden Prabowo Disambut Perdana Menteri Prancis Sebastian Lecornu","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"presiden-prabowo-disambut-perdana-menteri-prancis-sebastian-lecornu","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:27:29","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:27:29","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=447","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":444,"post_author":"3","post_date":"2026-05-29 01:13:03","post_date_gmt":"2026-05-28 17:13:03","post_content":"\n MAKASSAR, PROBACA.COM <\/strong>\u2013 Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat angkat bicara terkait polemik terjadi di media sosial terkait gagalnya CYL asal Kota Makassar perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) masuk seleksi pusat.<\/p>\n\n\n\n BPIP menilai, proses seleksi Paskibraka tingkat nasional secara professional, objektif dan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Hal itu ditegaskan Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat, Fuad Lutfi bahwa proses seleksi di Sulsel telah dilaksanakan sesuai prosedur dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, panitia seleksi provinsi, serta tim monitoring dan evaluasi dari pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cPada prinsipnya seleksi Paskibraka di Sulawesi Selatan dilaksanakan sesuai mekanisme nasional yang berlaku. Itu melibatkan unsur pemerintah daerah dan tim seleksi pusat,\u201d kata Fuad dalam keterangannya, Kamis (28\/5\/2026). <\/p>\n\n\n\n Seleksi Paskibraka dinilai banyak aspek seperti nilai akademik atau tes wawasan kebangsaan semata. Penilaian dilakukan secara menyeluruh\u00a0 untuk melihat kesiapan peserta sebagai calon pelaksana tugas kenegaraan. <\/p>\n\n\n\n \u201cPaskibraka bukan sekadar mencari peserta dengan nilai tertinggi pada satu tes saja, melainkan memilih figur paling siap secara keseluruhan untuk menjalankan tugas kenegaraan,\u201d katanya. <\/p>\n\n\n\n Fuad mengatakan terdapat banyak komponen yang menjadi dasar penilaian, mulai dari kesehatan, kesamaptaan, peraturan baris-berbaris (PBB), kepribadian, wawasan kebangsaan, hingga kesiapan mental dan disiplin peserta. Seleksi dilakukan berjenjang mulai tingkat kabupaten\/kota, provinsi, hingga verifikasi nasional. Dari setiap provinsi, kata dia, dipilih tiga pasang peserta yang selanjutnya mengikuti tahapan seleksi pusat. <\/p>\n\n\n\n \u201cMemang nanti ada perangkingan atau akumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi. Akumulasi nilai tertinggi itulah yang menjadi pertimbangan untuk diutus mengikuti seleksi tingkat pusat,\u201d jelasnya. <\/p>\n\n\n\n Fuad juga meluruskan bahwa keputusan peserta yang mewakili daerah ke tingkat nasional tidak ditentukan oleh satu orang maupun satu lembaga saja, melainkan hasil penilaian kolektif lintas unsur sesuai pedoman nasional BPIP. Menurut dia, pemerintah provinsi memfasilitasi pelaksanaan seleksi tingkat provinsi melalui panitia seleksi daerah. <\/p>\n\n\n\n Namun, untuk penentuan peserta menuju tingkat nasional terdapat keterlibatan langsung unsur pusat, yakni BPIP dan DPPI Pusat serta Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres). \u201cKeputusan tidak ditentukan satu orang atau satu lembaga saja. Ini hasil penilaian lintas unsur sesuai pedoman nasional,\u201d katanya. ***<\/p>\n","post_title":"Terkait Polemik Seleksi Paskibraka Sulsel, BPIP Angkat Bicara","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"terkait-polemik-seleksi-paskibraka-sulsel-bpip-angkat-bicara","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-05-29 01:13:04","post_modified_gmt":"2026-05-28 17:13:04","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=444","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":true,"total_page":6},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};