\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

\u201cMalam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

KPK juga menjadwalkan gelar perkara atau ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMalam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

\u201cUntuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut,\u201d kata Budi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

KPK juga menjadwalkan gelar perkara atau ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMalam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Dari informasi yang dirangkum, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan 14 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka berasal dari lingkungan BNPB maupun pihak swasta yang diduga terkait dengan kasus tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cUntuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut,\u201d kata Budi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

KPK juga menjadwalkan gelar perkara atau ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMalam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Dalam operasi yang berlangsung di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tersebut, KPK turut mengamankan sejumlah pihak swasta. Penyidik juga menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar serta logam mulia emas yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Dari informasi yang dirangkum, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan 14 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka berasal dari lingkungan BNPB maupun pihak swasta yang diduga terkait dengan kasus tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cUntuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut,\u201d kata Budi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

KPK juga menjadwalkan gelar perkara atau ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMalam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

PROBACA.COM <\/strong>\u2014 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa (13\/10\/2026). Salah satu pihak yang diamankan disebut adalah Sekretaris Utama BNPB, Rustian.<\/p>\n\n\n\n

Dalam operasi yang berlangsung di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tersebut, KPK turut mengamankan sejumlah pihak swasta. Penyidik juga menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar serta logam mulia emas yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Dari informasi yang dirangkum, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan 14 orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka berasal dari lingkungan BNPB maupun pihak swasta yang diduga terkait dengan kasus tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cUntuk detail siapa saja, nanti kami akan sampaikan lebih lanjut,\u201d kata Budi di Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (13\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n

KPK juga menjadwalkan gelar perkara atau ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cMalam ini dijadwalkan dilakukan ekspose di tingkat pimpinan untuk menentukan status hukum dari peristiwa tertangkap tangan ini,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

Terkait barang bukti, Budi menjelaskan bahwa nilai uang tunai sekitar Rp1,4 miliar masih merupakan penghitungan awal. Penyidik masih mendalami jumlah keseluruhan barang bukti yang ditemukan dalam operasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n

Selain uang tunai, barang bukti yang disita mencakup emas batangan dan tabungan emas. Namun, KPK belum merinci jumlah emas yang diamankan karena masih dalam proses penghitungan.<\/p>\n\n\n\n

Budi mengungkapkan, dugaan korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk kegiatan yang menggunakan dana siap pakai untuk penanganan bencana.<\/p>\n\n\n\n

\u201cIni diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan,\u201d kata Budi.<\/p>\n\n\n\n

Dana siap pakai merupakan salah satu sumber pendanaan untuk mendukung penanganan bencana sesuai dengan ketentuan yang berlaku.<\/p>\n\n\n\n

Hingga keterangan tersebut disampaikan, KPK masih memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan mendalami barang bukti untuk menentukan status hukum mereka.<\/p>\n\n\n\n

***<\/p>\n","post_title":"OTT KPK di BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"ott-kpk-di-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 09:17:10","post_modified_gmt":"2026-10-14 01:17:10","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=6121","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"},{"ID":6102,"post_author":"9","post_date":"2026-10-14 00:32:58","post_date_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content":"

PROBACA.COM - KPK mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk Sestama Rustian. OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Menurut dia, perkara itu diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, termasuk yang menggunakan dana siap pakai untuk kebencanaan.<\/p>

\"Ini masih kami akan dalami, bahwa kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB, di antaranya yang menggunakan dana siap pakai ya untuk kebencanaan,\" kata Budi di Bantul, Yogyakarta, Selasa (13\/10\/2026).<\/p>

Budi belum merinci dugaan penyelewengan dalam pengadaan barang atau jasa yang ditemukan dalam OTT tersebut. KPK masih mendalami seluruh bukti yang ada di lapangan.<\/p>

\"Untuk detailnya, uang-uang ataupun pengadaan barang dan jasa tersebut untuk bencana apa, itu nanti kami akan sampaikan detailnya saat konferensi pers,\" ujar Budi.<\/p>

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai dan logam mulia emas. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk mengumumkan status mereka yang terjaring OTT.<\/p>

BNPB menyatakan menghormati operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK. Lembaga tersebut juga mendorong agar asas praduga tak bersalah tetap dipenuhi.<\/p>

\"BNPB menghormati sepenuhnya proses dan prosedur hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. BNPB menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,\" kata Juru Bicara BNPB Berton Padjaitan kepada wartawan, Selasa (13\/10).<\/p>

Berton mengatakan BNPB akan kooperatif dan membuka informasi terkait OTT yang ditangani KPK. BNPB juga menyatakan tidak akan mengintervensi perkara tersebut.<\/p>

\"BNPB berkomitmen kooperatif dan akan memberikan dukungan data serta akses informasi yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. BNPB tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apapun terhadap proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan APH,\" ujarnya.<\/p>

***<\/p>

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer<\/i><\/p>\n

Disadur dari laporan Detikcom<\/em><\/p>","post_title":"KPK Amankan 14 Orang dalam OTT di Lingkungan BNPB","post_excerpt":"","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-10-14 00:32:58","post_modified_gmt":"2026-10-13 16:32:58","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/uncategorized\/kpk-amankan-14-orang-dalam-ott-di-lingkungan-bnpb\/","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Tag: Rustian