Dinas Kesehatan Riau mencatat 11.370 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama periode 1-14 September 2026. Peningkatan kasus tersebut terjadi di tengah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau.
Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli mengatakan, kasus ISPA itu tersebar di 12 kabupaten dan kota. “Tanggal 1-14 September total ada 11.000 an kasus ISPA akibat Karhutla di Riau,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, dilansir detikSumut, Selasa (15/9/2026).
Menurut Zulkifli, kenaikan paling tinggi tercatat pada 10 September dengan jumlah lebih dari 1.200 kasus baru.
Meski jumlah kasus meningkat, Dinas Kesehatan Riau belum menerima laporan pasien ISPA yang harus dirujuk ke rumah sakit. Penanganan masih dilakukan di tingkat Puskesmas melalui konsultasi dan perawatan awal.
“Ini sampai ke Puskesmas saja, tidak ada sampai dirujuk untuk penanganan medis lebih lanjut. Kita laporkan juga data ini ke Kemenkes,” kata Zulkifli.
Kasus ISPA mulai tercatat meningkat sejak 19 Agustus 2026. Pada saat itu, baru empat daerah terdampak karhutla yang melaporkan kasus, yakni Siak, Kampar, Pelalawan, dan Pekanbaru.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Diolah dari sumber Detik.com














































