\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

BERITA TERBARU

\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Populasi Bekantan Perlu Diverifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Vegetasi di kawasan tersebut didominasi semak, galam, rengas, bungur, dan halaban. Area ini juga menjadi habitat puluhan bekantan, satwa endemik Kalimantan yang dilindungi.<\/p>\n\n\n\n

Populasi Bekantan Perlu Diverifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Lokasi kebakaran berstatus areal penggunaan lain (APL) atau wilayah di luar kawasan hutan. Area itu terdiri atas tanah desa seluas sekitar delapan hektare dan lahan milik warga seluas kurang lebih 1,3 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Vegetasi di kawasan tersebut didominasi semak, galam, rengas, bungur, dan halaban. Area ini juga menjadi habitat puluhan bekantan, satwa endemik Kalimantan yang dilindungi.<\/p>\n\n\n\n

Populasi Bekantan Perlu Diverifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Hasil pemeriksaan menemukan 12 bekantan, satu ular piton, dan satu ular king kobra mati akibat kebakaran lahan.<\/p>\n\n\n\n

Lokasi kebakaran berstatus areal penggunaan lain (APL) atau wilayah di luar kawasan hutan. Area itu terdiri atas tanah desa seluas sekitar delapan hektare dan lahan milik warga seluas kurang lebih 1,3 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Vegetasi di kawasan tersebut didominasi semak, galam, rengas, bungur, dan halaban. Area ini juga menjadi habitat puluhan bekantan, satwa endemik Kalimantan yang dilindungi.<\/p>\n\n\n\n

Populasi Bekantan Perlu Diverifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) melaporkan, satwa tersebut ditemukan di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang. Tim Rescue Satwa BKSDA Kalsel memeriksa lokasi pada Senin, 14 September 2026, sehari setelah kebakaran terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Hasil pemeriksaan menemukan 12 bekantan, satu ular piton, dan satu ular king kobra mati akibat kebakaran lahan.<\/p>\n\n\n\n

Lokasi kebakaran berstatus areal penggunaan lain (APL) atau wilayah di luar kawasan hutan. Area itu terdiri atas tanah desa seluas sekitar delapan hektare dan lahan milik warga seluas kurang lebih 1,3 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Vegetasi di kawasan tersebut didominasi semak, galam, rengas, bungur, dan halaban. Area ini juga menjadi habitat puluhan bekantan, satwa endemik Kalimantan yang dilindungi.<\/p>\n\n\n\n

Populasi Bekantan Perlu Diverifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

\n

PROBACA.COM<\/strong> - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kalimantan Selatan tidak hanya menimbulkan kabut asap, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup satwa liar. Di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, sedikitnya 14 satwa ditemukan mati setelah api membakar habitat mereka.<\/p>\n\n\n\n

Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) melaporkan, satwa tersebut ditemukan di Desa Balimau, Kecamatan Kalumpang. Tim Rescue Satwa BKSDA Kalsel memeriksa lokasi pada Senin, 14 September 2026, sehari setelah kebakaran terjadi.<\/p>\n\n\n\n

Hasil pemeriksaan menemukan 12 bekantan, satu ular piton, dan satu ular king kobra mati akibat kebakaran lahan.<\/p>\n\n\n\n

Lokasi kebakaran berstatus areal penggunaan lain (APL) atau wilayah di luar kawasan hutan. Area itu terdiri atas tanah desa seluas sekitar delapan hektare dan lahan milik warga seluas kurang lebih 1,3 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Vegetasi di kawasan tersebut didominasi semak, galam, rengas, bungur, dan halaban. Area ini juga menjadi habitat puluhan bekantan, satwa endemik Kalimantan yang dilindungi.<\/p>\n\n\n\n

Populasi Bekantan Perlu Diverifikasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Kepala BKSDA Kalsel, Agus Ngurah Krisna, mengatakan berdasarkan keterangan Kepala Desa Balimau, diperkirakan terdapat sekitar 60 bekantan yang hidup di kawasan tersebut.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut, namun jumlah populasi itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut,\u201d kata Agus dalam keterangannya yang dikutip Rabu, 16 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Berdasarkan data BKSDA Kalsel pada 2025, populasi bekantan di Kalimantan Selatan tercatat sebanyak 3.757 ekor. Satwa tersebut tersebar di 11 kabupaten dan kota, baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n

Dari jumlah itu, sebanyak 1.281 bekantan berada di 12 kawasan konservasi dengan tipe ekosistem mangrove dan dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n

Lebih dari 21 Ribu Hektare Terbakar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan mencatat 3.220 kejadian karhutla sepanjang 1\u201314 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 21.414,43 hektare. Kabupaten Hulu Sungai Selatan termasuk tiga daerah dengan area kebakaran terluas, yakni mencapai 3.786,71 hektare.<\/p>\n\n\n\n

Penanganan karhutla turut melibatkan satuan tugas udara dengan mengoperasikan tiga helikopter. Dua helikopter disiagakan di kawasan Ring 1 Bandara Syamsudin Noor, sedangkan satu unit lainnya dipersiapkan untuk membantu penanganan kebakaran di luar wilayah tersebut apabila dibutuhkan.<\/p>\n\n\n\n

Kepala Subbidang Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan operasi modifikasi cuaca belum direncanakan karena belum terdapat potensi awan hujan.<\/p>\n\n\n\n

\u201cDari BMKG untuk informasi setiap pagi, saat ini belum ada potensi awan hujan yang terpantau. Jadi, untuk sementara belum ada rencana operasi OMC,\u201d ujar Ariansyah, Selasa, 15 September 2026.<\/p>\n\n\n\n

Menurut dia, BPBD tetap melakukan pemantauan dan menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi cuaca memungkinkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca.<\/p>\n\n\n\n

\u201cKita berjaga-jaga untuk kesiapsiagaan kita. Apabila nanti terpantau adanya potensi awan hujan, maka kita akan aktifkan kembali atau usulkan kembali untuk operasi modifikasi cuaca,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n

<\/p>\n","post_title":"Karhutla Kalsel Tewaskan 12 Bekantan, Habitat Satwa Dilindungi Terbakar","post_excerpt":"Karhutla di Desa Balimau, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, merenggut nyawa satwa dilindungi sekaligus membakar habitat mereka.","post_status":"publish","comment_status":"open","ping_status":"open","post_password":"","post_name":"karhutla-kalsel-tewaskan-12-bekantan-habitat-satwa-dilindungi-terbakar","to_ping":"","pinged":"","post_modified":"2026-09-17 13:40:16","post_modified_gmt":"2026-09-17 05:40:16","post_content_filtered":"","post_parent":0,"guid":"https:\/\/probaca.com\/?p=3860","menu_order":0,"post_type":"post","post_mime_type":"","comment_count":"0","filter":"raw"}],"next":false,"prev":false,"total_page":1},"paged":1,"column_class":"jeg_col_2o3","class":"jnews_block_3"};

Tag: Bekantan