PROBACA.COM – Dinas Pendidikan Kota Depok akan memperbaiki tembok pembatas SDN Tapos 3, Depok, Jawa Barat, yang ambruk dan menimpa lima siswa. Insiden tersebut menyebabkan seluruh korban terluka, sementara dua siswa mengalami luka berat hingga harus dirujuk ke rumah sakit.
Kepala Disdik Kota Depok Wahid Suryono mengatakan, rehabilitasi pagar sekolah itu sebenarnya telah direncanakan pada akhir 2026. Tim Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdik kemudian meninjau lokasi untuk menentukan penanganan sementara.
“Rencananya memang akan dilakukan rehabilitasi pagar akhir tahun ini. Untuk itu, kami menginstruksikan Tim Sarpras melakukan survei ke lokasi hari ini, sekaligus melihat kondisi pagar yang roboh,” ujar Wahid seperti dilihat di situs resmi Pemkot Depok, Minggu (11/10/2026).
Wahid menjelaskan, siswa yang tertimpa runtuhan telah mendapatkan penanganan dari puskesmas setempat. Tim Sarpras juga masih mengkaji cara mengamankan area pagar yang roboh.
Baca Juga
“Peninjauan oleh Tim Sarpras hari ini untuk menentukan bentuk penanganan sementara, apakah ditutup menggunakan terpal, dipasangi pagar bambu, atau langkah lainnya. Kami masih menunggu laporan tim di lapangan,” katanya.
Dia berharap penanganan permanen dapat segera dilaksanakan sesuai hasil peninjauan dan perencanaan yang telah disusun. “Mudah-mudahan penanganan permanen dapat segera kami lakukan,” tutupnya.
Tembok pembatas SDN Tapos 3 tersebut ambruk pada Jumat (9/10). Lima siswa terluka akibat terkena runtuhan, dengan dua korban mengalami luka berat dan dirujuk ke rumah sakit.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur dari laporan Detikcom
















































