Partai Amanat Nasional (PAN) meluncurkan program PANsar murah secara nasional dalam puncak perayaan HUT ke-28 partai tersebut di Jakarta, Jumat (18/9/2025). Program yang diluncurkan secara simbolis oleh Presiden Prabowo dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan program tersebut penting karena masyarakat sedang menghadapi kondisi paceklik dan kenaikan harga sejumlah barang.
“Nah PANsar murah, itu penting sekali. Sekarang lagi paceklik, dunia keadaannya begini, harga-harga tidak terhindarkan ada yang naik,” kata Zulhas di Jakarta.
Menurut Zulhas, musim kering turut menyebabkan penurunan produksi sejumlah bahan pangan. Karena itu, PAN memilih mengadakan program bantuan harga tersebut dan menargetkan penerima hingga 2 juta orang.
“Oleh karena itu, PAN tidak mau ini diam, itu nggak mau. Kita mengadakan PANsar murah. Targetnya 2 juta. 2 juta ya, 2 juta apa, orang. Kita akan lakukan PANsar murah. Misalnya kalau harganya Rp 100 ribu, kita jualnya separoh, Rp 50 ribu,” ujarnya.
PANsar murah memungkinkan warga menebus sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula, dengan harga 50-60% lebih rendah. Selisih harga barang tersebut dibayarkan oleh PAN.
Penyaluran program dilakukan melalui sistem kupon dan registrasi agar bantuan dapat diberikan kepada sasaran yang ditentukan. Program ini telah dimulai sejak Agustus sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT ke-28 PAN di lima provinsi.
Selain PANsar murah, rangkaian perayaan HUT PAN mencakup pesta rakyat pada 17 Agustus yang melibatkan pelaku UMKM setempat. PAN juga mengadakan nikah gratis bagi pasangan muda yang disertai bantuan modal usaha, pelatihan kerja bersertifikat bagi pelaku UMKM dan anak muda dengan dukungan modal usaha, serta perayaan ulang tahun bersama anak yatim dan piatu pada 23 Agustus.
PAN juga menjalankan program Lapor PAN untuk menerima keluhan dan aspirasi masyarakat. Layanan tersebut dapat diakses melalui Instagram @lapor.pan, WhatsApp call center, dan situs resmi Lapor PAN.
Seluruh pembiayaan program Lapor PAN berasal dari pemotongan gaji anggota DPR RI dari Fraksi PAN.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Diolah dari sumber Detik.com
















































