PROBACA.COM – Pelajar berinisial RAH (17) menjadi korban penganiayaan oleh om teman satu kelasnya di sebuah kafe wilayah Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Penganiayaan itu dipicu saling ejek menggunakan nama orang tua.
Ibu korban, Genduk Sri Lestari, mengatakan saling ejek dengan menyebut nama orang tua biasa terjadi di sekolah. “Di sekolah itu biasa pada panggil-panggilan ejek-ejekan pakai nama orang tua,” kata Genduk, dilansir detikJateng, Kamis (15/10/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV, RAH terlihat duduk di kursi kayu panjang dengan pakaian dan celana berwarna hitam. Sejumlah orang tampak mengerumuninya.
Pembicaraan mereka tidak terlihat jelas karena kamera CCTV menyorot dari seberang jalan. Tidak lama kemudian, terduga pelaku yang mengenakan pakaian warna merah muda terlihat memukuli korban.
Baca Juga
Pukulan bertubi-tubi diarahkan ke kepala dan tubuh korban. Dalam rekaman itu, korban terlihat tidak melakukan perlawanan.
Genduk mengatakan penganiayaan terjadi pada Minggu (11/10) sekitar pukul 22.45 WIB, ketika korban sedang bekerja di kafe. Sejumlah orang kemudian datang ke lokasi.
“Anak saya kan kerja di kafe itu, terus didatengin sama temen yang satu kelas itu dia ke sana bawa orang, yang datang sekitar enam orang,” ujar Genduk.
Menurut Genduk, korban sempat dipukul satu kali di dalam kafe. Penganiayaan kemudian berlanjut di luar kafe seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV. Sumber juga menyebut penganiayaan terjadi pada Senin (12/10).
“Terus anak saya ditonjok satu kali. Terus anak saya keluar dari dalam kafe itu, di jalan dia didorong ke depan di jalan raya, nah yang saudaranya masnya tadi nonjokin anak saya, itu ada videonya,” ungkap Genduk.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur dari laporan Detikcom
















































