PROBACA.COM – Bayangkan berangkat dari Florida, lalu kurang dari sembilan jam kemudian sudah tiba di laboratorium yang melayang di luar angkasa. Itulah rencana perjalanan Crew-13 menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.
Jika peluncuran berlangsung pada 1 Oktober, wahana Dragon milik SpaceX diperkirakan mencapai ISS kurang dari sembilan jam setelah lepas landas. Proses docking—ketika wahana merapat dan mengunci diri ke stasiun—dijadwalkan sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Perjalanan ini akan dimulai dari Space Launch Complex 40 di Cape Canaveral Space Force Station, Florida. Roket Falcon 9 akan membawa Dragon ke orbit. Setelah itu, Dragon harus menyesuaikan jalurnya dengan lintasan ISS, seperti kendaraan yang mencari posisi tepat sebelum masuk ke tempat parkir, hanya saja “tempat parkirnya” berada di luar angkasa.
Dragon nantinya akan merapat ke port yang menghadap ke depan pada modul Harmony. Modul ini merupakan salah satu bagian penghubung ISS dan menyediakan lokasi docking bagi wahana-wahana yang berkunjung.
Sebelum roket dinyalakan, masih ada banyak pekerjaan penting. Tim akan menyelesaikan persiapan akhir dan melakukan tinjauan kesiapan untuk memastikan para astronaut, stasiun luar angkasa, wahana Dragon, serta roket Falcon 9 benar-benar siap terbang.
Empat anggota Crew-13 akan menjalankan misi ini. Astronaut NASA Jessica Watkins bertugas sebagai komandan wahana, sementara astronaut NASA Luke Delaney menjadi pilot. Dua anggota lainnya adalah astronaut Canadian Space Agency, Joshua Kutryk, dan kosmonaut Roscosmos, Sergey Teteryatnikov, yang bertugas sebagai spesialis misi.
Begitu tiba di ISS, keempatnya akan bergabung dengan awak Expedition 75. Ekspedisi di stasiun luar angkasa bukan sekadar tinggal di orbit. Para awak melakukan penelitian ilmiah, merawat “laboratorium terbang” tersebut, serta mendukung demonstrasi teknologi dan berbagai operasi lainnya.
Saat ini, Crew-13 sedang menjalani karantina di Johnson Space Center milik NASA di Houston. Karantina ini merupakan langkah pencegahan standar untuk mengurangi risiko penyakit sebelum peluncuran. Mereka dijadwalkan menuju Kennedy Space Center pada Sabtu, 26 September, sembari persiapan akhir menuju jadwal lepas landas 1 Oktober terus berlangsung.
Nah, perjalanan ke ISS bukan cuma soal menembakkan roket ke langit. Dalam waktu kurang dari sembilan jam, Dragon harus terbang ke orbit, menyamakan jalur, lalu merapat dengan sangat presisi—seperti menyelipkan kendaraan ke tempat parkir yang bergerak ribuan kilometer per jam.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur berdasarkan dari ScienceDaily
















































