Snapdragon Sound Elite Gen 2 Siap Mengubah Headphone Jadi Asisten Pintar

Sumber GSMArena
Sumber GSMArena
Sumber GSMArena
Sumber GSMArena

Bayangkan memakai earbud yang tidak hanya memutar musik, tetapi juga bisa “melihat” situasi di sekitar kamu. Saat berada di luar negeri, perangkat itu mungkin membantu menerjemahkan percakapan secara real-time. Atau ketika kamu lupa nama benda di depan mata, asisten AI bisa ikut memberi konteks.

Gagasan seperti itu kini mendapat dukungan dari Qualcomm lewat Snapdragon Sound Elite Gen 2. Meski namanya terdengar seperti chip khusus headphone, perangkat keras ini sebenarnya dirancang untuk berbagai perangkat hibrida, termasuk earbud berkamera, kacamata audio, dan bentuk perangkat wearable lain di masa depan.

Tenang, kamera pada perangkat tersebut bukan ditujukan untuk mengubah headphone menjadi kamera aksi. Fungsinya lebih mirip “mata tambahan” bagi asisten AI. Kamera menangkap konteks visual, lalu AI menggabungkannya dengan suara untuk membantu pengguna berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Dibandingkan generasi pertama, kemampuan komputasi AI di dalam chip ini meningkat dua kali lipat menjadi 0,128 TOPS. Di saat yang sama, konsumsi dayanya turun 40 persen dan ukuran chip di motherboard menyusut 30 persen. Ibaratnya, Qualcomm memasukkan mesin yang lebih pintar ke ruang yang lebih kecil, sambil membuatnya lebih hemat energi.

Baca Juga

Konten Tidak Tersedia

Menurut Ziad Asghar, Senior Vice President sekaligus General Manager XR, Wearables and Personal AI Qualcomm Technologies, chip ini dirancang untuk menghadirkan terjemahan real-time, bantuan berbasis konteks, fitur pendengaran yang dipersonalisasi, serta interaksi multimodal yang menggabungkan audio, visual, dan AI.

Snapdragon Sound Elite Gen 2 juga membawa konektivitas Wi-Fi 6E “micro-power” pada frekuensi 2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz. Dengan begitu, perangkat bisa terhubung langsung ke internet tanpa harus selalu melewati ponsel. Hasilnya, latensi dapat ditekan dan peluang penggunaan tanpa smartphone terbuka lebih lebar.

Untuk urusan audio, chip ini mendukung teknologi Snapdragon Sound premium seperti aptX Lossless, XPAN untuk jangkauan Bluetooth lebih luas, Qualcomm ANC generasi kelima, Qualcomm cVc untuk mengurangi noise saat panggilan, serta konfigurasi dengan banyak mikrofon.

Di dalamnya terdapat CPU ARM M55 berkecepatan 300 MHz, eNPU 6 untuk pemrosesan AI, dan beberapa DSP atau pemroses sinyal digital. Konsumsi dayanya berada di kisaran 3–4 mA, dengan dukungan Bluetooth 7.0 dan 6.0 seperti tercantum dalam materi Qualcomm.

Bose, HP, dan Cleer disebut sudah mengembangkan perangkat berbasis Snapdragon Sound Elite Gen 2. Jadi, masa depan headphone mungkin bukan lagi sekadar soal suara yang lebih jernih. Bisa jadi, perangkat di telinga kita perlahan berubah menjadi mata, telinga, dan asisten pribadi dalam satu paket kecil.

***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer

DiolahSumber: GSMArena

Facebook
WhatsApp
Print

PILIHAN EDITOR

ARTIKEL TERKAIT

TRENDING

BERITA TERKINI

PILIHAN EDITOR

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Advertisement
Advertisement