PROBACA.COM – Aplikasi Popcorn Time yang sudah lama ditinggalkan ternyata masih terpasang di jutaan perangkat dan berpotensi dimanfaatkan untuk membangun botnet. Peneliti dari Eye Security menemukan pembaru (updater) salah satu fork Popcorn Time bernama “Time4Popcorn” masih berjalan pada banyak perangkat Windows, macOS, dan Android di berbagai negara.
Pembaru tersebut terhubung ke domain web yang sudah tidak digunakan melalui HTTP tanpa enkripsi. Perangkat itu juga menjalankan Chrome versi lama yang tidak aman.
Niels Teusink dari Eye Security mengatakan, pembaru tersebut pada dasarnya bisa digunakan untuk memasang dan menjalankan hampir semua jenis perangkat lunak dengan hak akses penuh. Kondisi ini dapat memudahkan pihak tertentu membuat botnet dengan mengambil alih salah satu domain, melakukan serangan man-in-the-middle terhadap perangkat tertentu, atau menjalankan pengawasan dengan mengidentifikasi mesin yang masih memakai perangkat lunak itu.
Untuk mengatasi risiko tersebut, Eye Security mendaftarkan salah satu domain dan menggunakannya untuk mengirim pembaruan yang memerintahkan pembaru agar menonaktifkan dirinya sendiri. Para peneliti mengakui ada persoalan etika dalam perbaikan itu, tetapi menyebut satu-satunya alternatif mereka “adalah tidak melakukan apa pun”. Mereka juga menegaskan, “Proses pembaruan itu sebenarnya tidak melakukan apa pun yang fungsional, hanya menciptakan risiko bagi pengguna.”
Pada perangkat Windows, pembaruan tersebut “hanya menghentikan dan menonaktifkan layanan melalui Service Control Manager” tanpa menghapus file atau melakukan tindakan lain. Di macOS, pembaruan memakai skrip shell untuk menjalankan perintah yang mencegah proses pembaruan dimulai.
Eye Security tidak menangani perangkat Android. Pada perangkat tersebut, pemasangan pembaruan tetap memerlukan interaksi langsung dari pengguna.
Para peneliti kemudian harus menyesuaikan pembaruan mereka setelah berkas tersebut diunggah ke VirusTotal. Program keamanan menandainya sebagai malware dan memblokirnya, sementara pembaru yang rentan tetap berjalan.
Jumlah perangkat yang berisiko tidak diketahui secara pasti. Namun, Eye Security menyatakan telah “mengirim lebih dari 2 juta unduhan pembaruan” hingga Maret, ketika mereka menghentikan pengiriman pembaruan tersebut. Domain yang digunakan kemudian dialihkan kepada Shadowserver Foundation, organisasi nirlaba yang bergerak di bidang keamanan web.
Popcorn Time dikenal sebagai aplikasi yang menyediakan antarmuka mudah digunakan untuk menonton torrent film dan acara televisi. Pengembangan aplikasi yang pernah dijuluki “Netflix untuk pembajakan” itu telah dihentikan selama bertahun-tahun.
***
DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer
Disadur dari Theverge
















































