FLASH NEWS

Empat Tanda Badai Tropis Segera Menguat dari Pengamatan Hurricane Hunters

Sumber ScienceDaily
Sumber ScienceDaily
Sumber ScienceDaily
Sumber ScienceDaily

Bisakah kita tahu bahwa sebuah badai tropis akan segera menguat, bahkan sebelum kekuatannya melonjak? Jawabannya mungkin tersembunyi dalam cara badai itu “berdiri”.

Bayangkan gasing yang belum berputar tegak. Bagian atasnya masih miring dan bergerak ke arah berbeda dari bagian bawah. Kira-kira begitulah kondisi siklon tropis yang belum rapi. Pusat sirkulasi di dekat permukaan laut dan bagian atas badai tidak berada tepat di atas satu sama lain.

Menurut penelitian terbaru, badai biasanya lebih siap menguat ketika kedua bagian itu kembali sejajar secara vertikal. “Siklon tropis harus berdiri tegak sebelum dapat menguat,” kata Michael S. Fischer, penulis utama studi sekaligus asisten profesor di Department of Atmospheric Sciences, University of Miami Rosenstiel School.

Fischer dan timnya menemukan empat petunjuk yang membantu menunjukkan apakah badai yang miring sedang menuju kondisi tersebut. Pertama, sirkulasi dekat permukaan laut terlihat lebih rapat dan terorganisasi. Kedua, kemiringan badai berada pada posisi yang menguntungkan terhadap vertical wind shear—perubahan kecepatan atau arah angin pada ketinggian berbeda.

Baca Juga

Petunjuk ketiga datang dari awan badai: udara yang naik lebih kuat dan hujan yang lebih lebat di sekitar pusat sirkulasi bagian bawah. Menariknya, awan-awan badai ini mungkin bukan sekadar tanda bahwa badai sedang rapi. Aktivitasnya bisa ikut membantu “menarik” sirkulasi badai agar kembali tegak.

Petunjuk keempat adalah lingkungan yang mendukung: air laut hangat, atmosfer yang kaya uap air, serta angin yang relatif lemah di lapisan tengah atmosfer. Sebaliknya, geseran angin yang kuat dapat mendorong bagian atas badai menjauh dari pusat dekat laut, seperti meniup bagian atas payung hingga miring.

Kesimpulan itu diperoleh setelah peneliti memeriksa 1.510 analisis radar dari pesawat NOAA Hurricane Hunter, yang mencakup 28 musim badai pada 1997–2024. Data tersebut tersimpan dalam Tropical Cyclone Radar Archive of Doppler Analyses with Recentering (TC-RADAR). Badai yang akhirnya sejajar ternyata sudah tampak berbeda sekitar sehari sebelumnya: sirkulasi permukaannya lebih kuat dan badai petirnya lebih luas serta bertenaga.

Studi yang melibatkan peneliti University of Miami dan NOAA Atlantic Oceanographic and Meteorological Laboratory ini diterbitkan di Journal of Geophysical Research: Atmospheres. Temuannya dapat membantu peramal mengenali lebih awal badai yang mulai berubah dari berantakan menjadi lebih siap menguat—tambahan waktu yang sangat berarti untuk persiapan dan evakuasi.

Jadi, sebelum badai benar-benar menunjukkan taringnya, ada satu perubahan penting yang perlu dicari: apakah tubuhnya mulai berdiri tegak?

***

DISCLAIMER: Sebagian proses pengolahan artikel ini dibantu oleh teknologi AI. Pembaca disarankan memverifikasi kembali data dan informasi melalui sumber resmi atau sumber primer

Diolah dari sumber ScienceDaily

Facebook
WhatsApp
Print

PILIHAN EDITOR

ARTIKEL TERKAIT

TRENDING

BERITA TERKINI

PILIHAN EDITOR

Welcome Back!

Login to your account below

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Advertisement
Advertisement